Paus
Fransiskus melakukan kunjungan mendadak ke kantin Vatikan dan mengantri makan
siang membuat koki kantin, Franco Paini, benar-benar terkejut, Paus Fransiskus
tiba-tiba muncul untuk makan di kantin bersama para pekerja kerah biru
Vatikan di "kawasan industri" Vatikan, Jumat 25 Juli 2014. Kantin di
"kawasan industri" Vatikan melayani para karyawan yang bekerja
sebagai teknisi, tukang listrik, tukang pipa, pandai besi, pengrajin,
bahkan juga para karyawan surat kabar Vatikan, L'Osservatore Romano.
"Beliau
muncul, mengambil nampan, perangkat makannya yang terbuat dari perak,
beliau berdiri dalam antrean dan kami melayani beliau", kata Franco Paini.
Beliau berlaku "lumrah, seperti para pekerja yang paling
bersahaja", kata Paini, dengan suara lirih karena tak menyangka.
"Maafkan saya, saya masih terpesona, Anda tahu?".
![]() |
Paus Fransiskus makan bersama karyawan. dok. dailymail.uk.merdeka.com |
"Saya
tidak memiliki keberanian untuk memberinya tagihan", kata Claudia Di Giacomo, yang duduk di belakang meja kasir. Paini mengatakan bahwa Paus Fransiskus membuat semua orang merasa nyaman. "Kami memperkenalkan diri kami, beliau menanyakan keadaan kami, bagaimana rasanya bekerja di sana, beliau
memuji kami, sungguh menyenangkan".
Paus Fransiskus
duduk makan di sebuah meja bersama para pekerja dari gudang farmasi
Vatikan. Mengenakan kemeja polo seragam berwarna biru gelap, orang-orang
berbicara kepada Paus Fransiskus tentang pekerjaan mereka dan Paus
Fransiskus berbicara tentang warisan Italianya. Mereka juga berbicara
tentang sepak bola dan ekonomi. Selama Paus Fransiskus sedang makan dan
mengobrol, orang-orang tak terelakkan melakukan “selfie” dengan kamera,
telepon selular dan iPad mereka. Tetapi Paus Fransiskus tidak terganggu
sedikit pun oleh jepretan terus menerus tersebut, dan terus tersenyum dan
makan, melakukan percakapan dengan teman-teman semejanya.
Paus Fransiskus tidak berada di sana selama satu jam waktu makan siang. Setelah
40 menit beliau menuju pintu. Beliau memberikan berkatnya kepada semua
pekerja di sana dan berpose untuk foto bersama sebelum naik ke mobil yang
membawanya kembali ke kediamannya di Casa Sanctae Marthae.
(Sumber
: Peter Suriadi, 25 Juli 2014)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar