Senin, 12 April 2010

Pesta Kerahiman


Pesta Kerahiman Ilahi yang berpuncak dalam perayaan liturgi minggu Paska II, dirayakan oleh para penggiat doa Kerahiman ilahi. Hadir 40 hari dalam acara syukuran atas pesta Kerahiman ilahi. Setelah perayaan ekaristi minggu pagi, 11 April dan pemberkatan benda-benda rohani kerahiman seperti rosario, gambar kerahiman, para penggiat doa berkumpul bersama untuk mendoakan litani kerahiman dan doa koronka.
Rangkaian acara ini memuncaki kegiatan doa yang dilakukan secara pribadi sejak Jumat agung sd hari Sabtu, 10 April.
Setelah doa selesai, romo paroki meberikan masukan dan permenungan berkaitan dengan kegiatan doa. Ada tiga pesan yaitu tiap orang bisa mempunyai pengalaman iman dan menemukan rumusan doa sendiri. Belajar dari Sr Faustina yang memiliki hidup rohani mendalam dan bentuk penghayatan doa yang akhirnya melahirkan doa kerahiman,tiap umat dapat melatih doa dan memperkembangkan keberanian untuk berdoa sampai yakin tentang coanya sendiri. Kedua, tiap umat beriman diajak untuk menjadi pewarta, berani meneruskan keselamatan yang didapatkan berkat kerahiman. Ketiga, tiap umat beriman diharapkan dapat mencintai sakramen gereja. Melalui kerahiman ilahi yang digambarkan dengan lambung Yesus tertusuk tombak yang mengeluarkan air dan darah, melambangkan sakramen baptis dan ekaristi, maka tiap umat beriman yang aktif berdoa akan makin terdorong untuk mencintai sakramen terutama ekaristi. Maka ekaristi harian sebisa mungkin juga diikuti.
Dari pengalaman ini ada beberapa orang memberi kesaksian tentang pentingnya mencintai sakramen gereja.
Kegiatan pesta kerahiman berakhir dengan makan bersama.

Tidak ada komentar: